Budidaya Kepiting Berbasis Mangrove: Survey Lapangan Mangrove Crab Labs dan BBPBAP Jepara di Cilacap.

Bagikan ke teman Anda

Kegiatan survey lapangan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan budidaya kepiting bakau berbasis mangrove (silvofishery), meliputi analisis kondisi lingkungan, tambak, serta kesiapan penerapan sistem budidaya berkelanjutan.

Dilaksanakan oleh Mangrove Crab Labs bekerja sama dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara sebagai pihak yang memberikan dukungan teknis dan keahlian budidaya.

Berlokasi di kawasan tambak dan ekosistem mangrove di Cilacap, khususnya wilayah Kampung Laut yang dikenal sebagai habitat alami kepiting bakau.

Dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian program pengembangan budidaya kepiting berbasis mangrove dan tindak lanjut kegiatan pelatihan sebelumnya.

Karena tingginya potensi ekosistem mangrove di Cilacap sebagai habitat alami kepiting bakau, serta kebutuhan akan model budidaya yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir tanpa merusak ekosistem.

Dilakukan melalui observasi langsung di lapangan dengan pendekatan teknis, antara lain:

  • Pengukuran kualitas air (salinitas, pH, suhu)
  • Identifikasi jenis dan kerapatan mangrove
  • Evaluasi kondisi tambak eksisting
  • Analisis peluang penerapan sistem silvofishery
  • Diskusi teknis dan pertukaran pengetahuan antara tim survey dan pihak terkait

Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar dalam perencanaan pengembangan budidaya kepiting berbasis mangrove yang lebih terarah, aplikatif, dan berkelanjutan di wilayah Cilacap.