Tingkatkan Kapasitas Budidaya Berkelanjutan, Mangrove Crab Labs Belajar Teknologi Hatchery Kepiting Bakau.
Mangrove Crab Labs mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pelatihan hatchery kepiting bakau yang diselenggarakan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan budidaya kepiting bakau berbasis keberlanjutan.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai proses pembenihan kepiting bakau, mulai dari pemilihan indukan, pemijahan, penetasan larva, hingga teknik pemeliharaan benih yang baik dan benar. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari para tenaga ahli dan praktisi hatchery yang berpengalaman.

Dalam kegiatan tersebut, tim Mangrove Crab Labs mempelajari berbagai metode modern hatchery yang dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan budidaya kepiting bakau secara berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pelatihan juga menjadi sarana bertukar pengalaman serta memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak yang bergerak di bidang perikanan budidaya.
Perwakilan Mangrove Crab Labs menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendukung upaya peningkatan kualitas produksi kepiting bakau di tingkat masyarakat. Dengan adanya transfer ilmu dan teknologi hatchery, diharapkan masyarakat pesisir dapat memperoleh akses terhadap benih kepiting berkualitas tanpa harus bergantung pada penangkapan benih dari alam.
Selain sesi teori, peserta juga diajak melakukan praktik langsung di fasilitas hatchery milik BBPBAP Jepara. Praktik tersebut meliputi teknik penanganan larva, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan alami, hingga manajemen kesehatan benih kepiting bakau.
Kegiatan bimtek ini diharapkan mampu memperkuat komitmen Mangrove Crab Labs dalam mendorong pengelolaan ekosistem mangrove dan pengembangan ekonomi masyarakat pesisir melalui budidaya kepiting bakau yang berkelanjutan. Dengan penguasaan teknologi hatchery, peluang pengembangan usaha silvofishery dan konservasi mangrove dapat berjalan secara seimbang.






