Kembangkan Potensi Lokal, MPM dan YAPERSI Olah Hasil Hutan Mangrove di Desa Golo Sepang.

Bagikan ke teman Anda

MPM dan YAPERSI mengembangkan program pengolahan produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) mangrove di Desa Golo Sepang sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan mangrove secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan MPM dan YAPERSI bersama kelompok masyarakat, pemuda desa, dan perempuan pesisir yang mendapatkan pelatihan serta pendampingan dalam pengembangan produk berbasis mangrove.

Program pengembangan HHBK mangrove ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat pesisir yang saat ini terus berjalan di Desa Golo Sepang.

Kegiatan berlangsung di Desa Golo Sepang, wilayah pesisir yang memiliki potensi ekosistem mangrove cukup besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Pengembangan produk HHBK mangrove dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa merusak hutan mangrove. Selain itu, program ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

MPM dan YAPERSI memberikan pendampingan mulai dari pengolahan bahan mangrove, pelatihan produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran. Produk yang dikembangkan berasal dari pemanfaatan mangrove non-kayu seperti olahan pangan, pewarna alami, dan produk kerajinan yang tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.